Hikayat Tukang Leper
Mereka bangun teringat si bokong indah
Walaupun belum nyenyak dalam tidurnya
Ia menerobos kantuknya, dan
Membelai dengan mesra tubuhnya
Sampailah pada pokok
Dengan penuh nafsu mereka meremasnya
Mengelusnya, membelainya.
Dia tinggalkan gunung indah di ranjangnya
Yang ia pilih hanyalah sapi betina itu
Dia meraung kesakitan
Dengan penuh kesabaran mereka terus melanjutkannya
Sampailah selesai dengan hasrat yang menggugah
Seolah mendapatkan emas di tumpukan sampah
Segeralah dia sigap pergi membawa cairan putih itu
Mereka mendapatan laba karenanya
Dan sapi mendapatkan deritanya.
Hahaha...
Muhammad Rahmi
04 Februari 2012
Mereka bangun teringat si bokong indah
Walaupun belum nyenyak dalam tidurnya
Ia menerobos kantuknya, dan
Membelai dengan mesra tubuhnya
Sampailah pada pokok
Dengan penuh nafsu mereka meremasnya
Mengelusnya, membelainya.
Dia tinggalkan gunung indah di ranjangnya
Yang ia pilih hanyalah sapi betina itu
Dia meraung kesakitan
Dengan penuh kesabaran mereka terus melanjutkannya
Sampailah selesai dengan hasrat yang menggugah
Seolah mendapatkan emas di tumpukan sampah
Segeralah dia sigap pergi membawa cairan putih itu
Mereka mendapatan laba karenanya
Dan sapi mendapatkan deritanya.
Hahaha...
Muhammad Rahmi
04 Februari 2012
EmoticonEmoticon