Dia termenung dikursi goyang
Sambil melipat jidat ia terdiam
Sesekali merogoh ingatannya
Yang karatnya kian menggila
Decitnya rotan seperti isyarat
Akan mimpi yang kian menua
Dia diam menatap pemiliknya
Mereka saling beradu pandang
Sesekali saling tersenyum
Selebihnya mereka menangis
Mereka saling menuduh
"Siapa biang keladinya?!"
Mereka ditemani tawanya waktu
Yang sesekali mengasihani nasib mereka
Sambil melipat jidat ia terdiam
Sesekali merogoh ingatannya
Yang karatnya kian menggila
Decitnya rotan seperti isyarat
Akan mimpi yang kian menua
Dia diam menatap pemiliknya
Mereka saling beradu pandang
Sesekali saling tersenyum
Selebihnya mereka menangis
Mereka saling menuduh
"Siapa biang keladinya?!"
Mereka ditemani tawanya waktu
Yang sesekali mengasihani nasib mereka
EmoticonEmoticon